Tahukah Anda? Salah satu kerajaan terbesar di Tanah Jawa ternyata bermula dari sebuah hutan yang dikenal sebagai Alas Mentaok.
Siapa sangka, wilayah yang dahulu dipenuhi pepohonan dan binatang liar itu kelak menjadi pusat kekuasaan besar di Pulau Jawa?
Kisahnya berawal dari Panembahan Senopati, sosok yang dikenal sebagai pendiri Kerajaan Mataram Islam.
Namun, di balik kejayaan Mataram, tersimpan kisah perjuangan, perebutan kekuasaan, ramalan, hingga cerita kesaktian para penguasanya.
Konon, Sunan Giri pernah meramalkan munculnya kerajaan besar yang akan menggantikan Kerajaan Pajang.
Seiring berjalannya waktu, Mataram tumbuh menjadi kekuatan besar melalui perjalanan panjang yang penuh konflik dan pengorbanan.
Lalu, bagaimana Mataram Islam bisa mencapai kejayaan hingga akhirnya menghadapi masa-masa kelam?
Temukan kisahnya dalam buku Tuah Bumi Mataram karya Peri Mardiyono.
Buku ini mengajak pembaca menelusuri sejarah Kerajaan Mataram Islam, mulai dari berdirinya kerajaan pada masa Panembahan Senopati hingga pergolakan pada masa Amangkurat I dan Amangkurat II.
Bukan sekadar mengulas sejarah kerajaan, buku ini juga mengangkat kisah para tokoh, perebutan kekuasaan, serta cerita tuah dan keramat yang berkembang di sekitar mereka.
Melalui pembahasannya, pembaca diajak mengenal perjalanan para penguasa Mataram, perjuangan membangun kerajaan, dan berbagai peristiwa yang memengaruhi sejarah Tanah Jawa.
Karena di balik kejayaan sebuah kerajaan, selalu ada perjuangan, ambisi, dan kisah yang menarik untuk dipelajari.
Buku ini cocok bagi pecinta sejarah Nusantara, budaya Jawa, dan kisah kerajaan masa lampau.
Jangan hanya mengenal nama besar Mataram. Telusuri juga kisah di balik kejayaan dan keruntuhannya!
Miliki buku Tuah Bumi Mataram karya Peri Mardiyono sekarang juga!