ernah merasa marah… lalu merasa bersalah karena marah?
Sejak kecil kita diajarkan untuk menahan emosi, diam, sabar,& mengalah seolah marah adalah sesuatu yang salah.
Padahal, kemarahan adalah bagian alami dari diri manusia.
Ia datang tanpa diundang, menguasai pikiran, menggetarkan dada, dan jika terus ditekan… suatu hari bisa meledak tanpa kendali.
Bagaimana jika selama ini kita salah memahami marah?
Buku Tidak Apa-Apa, Marah Saja karya Mahadewa Adi Seta mengajak Anda melihat kemarahan dari sudut pandang yang berbeda.
Bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai sinyal. Sinyal bahwa ada batas yang dilanggar.
Ada kebutuhan yang tidak terpenuhi. Ada diri yang ingin didengar.
Melalui bahasa yang hangat dan mudah dipahami, buku ini membantu Anda memahami mengapa marah muncul, apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh emosi tersebut, dan bagaimana mengarahkannya tanpa melukai diri sendiri maupun orang lain.
Anda tidak diajak untuk menekan, tetapi untuk mengenali dan mengelola.
Bahkan dilengkapi dengan tes untuk mengukur level kemarahan, agar Anda bisa mengambil langkah yang lebih tepat dan rasional.
Bayangkan jika setiap kemarahan tidak lagi berujung penyesalan.
Bayangkan jika Anda mampu tetap tegas tanpa menyakiti.
Bayangkan jika emosi yang dulu terasa menguasai, kini justru menjadi energi untuk bertumbuh.
Inilah saatnya mengubah cara pandang. Marah bukan tanda kelemahan.
Marah adalah energi, dan ketika dikelola dengan bijak, ia bisa menjadi kekuatan besar dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun pekerjaan.
Tidak apa-apa, marah saja, yang penting Anda tahu cara mengendalikannya.
Dapatkan bukunya sekarang dan mulai perjalanan baru memahami emosi Anda dengan lebih dewasa dan penuh kesadaran.