Banyak orang hidup sebagai warga negara, ikut aturan, membayar pajak, memilih pemimpin, bahkan sering membicarakan politik.
Tapi tidak semua benar-benar paham: dari mana kekuasaan berasal?
Kenapa hukum harus ditaati?
Apa bedanya pemerintahan yang adil dengan kekuasaan yang menindas?
Di sinilah The Social Contract karya Jean Jacques Rousseau menjadi bacaan yang terasa penting, bahkan sampai hari ini.
Buku ini membuka cara pandang tentang negara, rakyat, hukum, keadilan, demokrasi, monarki, tirani, hingga hubungan antara penguasa dan masyarakat.
Rousseau menjelaskan bahwa masyarakat yang merdeka bukanlah masyarakat tanpa aturan, melainkan masyarakat yang hidup dalam hukum yang lahir dari kehendak bersama demi kebaikan bersama.
Dari gagasan inilah kita diajak memahami bahwa sebuah negara tidak berdiri hanya karena kekuasaan, tapi karena adanya “kontrak sosial” antara rakyat dan pemerintahan.
Buku ini cocok dibaca oleh siapa saja yang ingin lebih paham cara kerja negara dan kekuasaan, mulai dari mahasiswa, aktivis, pemimpin organisasi, politisi, praktisi hukum, akademisi, hingga masyarakat umum yang ingin melihat isu sosial dan politik dengan pikiran yang lebih jernih.
Kalau selama ini pembahasan tentang negara, hukum, dan politik terasa berat, buku ini membantu Anda melihat akar persoalannya dengan lebih dalam.
Bukan untuk membuat kita sekadar banyak bicara, tapi agar lebih paham sebelum menilai, memilih, memimpin, atau mengambil sikap.
Miliki The Social Contract sekarang, dan pahami salah satu karya besar yang terus menjadi rujukan dalam dunia filsafat, politik, dan pemerintahan.