FAKTA AL-QUR'AN DENGAN NARASI YANG PENUH IMAJINASI YANG DI UNGKAPKAN OLEH CAK NUN

-
Setelah beberapa kali menyelenggarakan perkumpulan pengajian yang membahas mengenai tafsir Al-Quran, Markesot mulai dibicarakan orang-orang.


Mereka bertanya-tanya mengenai latar belakang ilmu agama yang dimiliki Markesot.


Apalagi selama ini, dia tidak dikenal sebagai ulama, ustaz, maupun santri lulusan madrasah sekalipun.

Sementara itu, Markesot merasa berkecil hati. Ia bertanya-tanya apakah manusia biasa seperti dirinya memang tidak diperbolehkan memesrai Al-Quran dengan cara yang demikian?


Mana mungkin seseorang hanya membaca Al-Quran dengan bibirnya, tanpa hati dan pikirannya ikut terlibat?


Sengaja atau tak sengaja, meniati atau tidak, hati langsung bergetar dan akal langsung bekerja, pikirnya.


Melalui kisah Markesot, Emha Ainun Nadjib “menggandeng” kita untuk memiliki jati diri seorang pembelajar: manusia yang terus mencari kebenaran, tanpa pernah sekalipun merasa paling benar terhadap penafsirannya sendiri.

Sekilas Tentang Penulis

-
Emha Ainun Nadjib lahir di Jombang, Jatim, 27 Mei 1953. Dia adalah seorang budayawan multitalenta: penyair, esais, pegiat teater, pemusik, dan lain-lain.


Sebagai seorang penulis, Emha sangat produktif, telah menghasilkan puluhan buku.


Di antara karya-karya emasnya yang diterbitkan Mizan adalah Dari Pojok Sejarah (1985), Seribu Masjid Satu Jumlahnya (1990), Secangkir Kopi Jon Pakir (1992), Markesot Bertutur (1993), Markesot Bertutur Lagi (1994), dan Slilit sang Kiai (2019).


Selain berkiprah di dunia tulis-menulis, Emha juga merupakan motor penggerak di balik kelompok musik Kiai Kanjeng dan pengajian komunitas Jamaah Maiyah yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
-
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut Allah padanya, tergetar hatinya, dan jika dilantunkan ayat-ayat-Nya maka bertambahlah imannya.”

(QS Al-Anfal: 2)

Daftar isi

-
-
-

Spesifikasi Buku

-
Judul : Siapa Sebenarnya Markesot

Penulis : Emha Ainun Nadjib

Penerbit : Bentang Pustaka

Ukuran : 13 x 20 cm

Tebal : 224 halaman

Sampul : Soft Cover

ISBN : 978-602-291-614-7

Kenapa Anda Harus Memiliki Buku ini?

Ditulis oleh tokoh seniman, budayawan, penyair, dan pemikir yang menularkan gagasannya melalui tulisan-tulisannya (Emha Ainun Nadjib).
Dalam buku ini Cak Nun membahas mengenai persoalan keseharian manusia dalam membaca sekitarnya.
Dalam buku ini Cak Nun juga menunjukkan contoh-contoh nyata bagaimana cara menjadikan Al Qur’an sebagai sebenar-benarnya petunjuk.
Selain membahas mengenai tafsir ayat Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, buku ini menjadi begitu istimewa karena menampilkan sosok Markesot.
Tulisan-tulisan dalam buku ini bertujuan untuk mengajak para pembaca  melakukan dekonstruksi pemahaman nilai, pola komunikasi, metode perhubungan kultural, pendidikan cara berpikir, serta pengupayaan solusi masalah masyarakat.

Berapa Harga Untuk Buku Langka ini?

Berapa Harganya?

318 ribu

Untuk Hari ini Saja!!

DISKON 50%



Hanya 159 ribu



Promo akan berakhir dalam :

2JAM
9MENIT
10DETIK

SEGERA PESAN SEKARANG KARENA PROMO TERBATAS DAN AKAN BERAKHIR TANPA ADA PEMBERITAHUAN TERLEBIH DULU!!

-

Sebagian keuntungan bersih diwakafkan untuk pembebasan lahan Pesantren Penghafal Al - Qur'an Gratis Darul Maula yang berlokasi di Limbangan Garut Jawa Barat

-
-
-
-
-
-

Garansi dan Pengiriman

-
Bisa COD / Bayar Di Tempat
Malas ke ATM dan tidak Punya Internet Banking..? atau Anda lebih nyaman bayar ketika barang sudah sampai? Tenang.. dengan berbelanja di toko kami, Anda bisa membayarnya setelah barang sampai alias COD. Transaksi Dijamin 100% AMAN!
-
Garansi Uang Kembali
Apabila barang yang di terima cacat / rusak / tidak sesuai gambar / tidak sesuai pesanan, bisa dikembalikan / direturn. Dan Garansi 100% Uang Kembali, jika barang tidak sampai.
-