Dalam hidup, selalu ada hal yang ingin diraih.
Pekerjaan yang lebih baik, hubungan yang harmonis, hingga kesempatan memberi manfaat bagi orang lain.
Namun, di tengah semua keinginan itu, ada satu hal yang sering luput: memahami dan menerima diri sendiri.
Istilah “selesai dengan diri sendiri” kerap muncul saat membicarakan pernikahan, menjadi orang tua, atau memegang tanggung jawab.
Tetapi, apa sebenarnya maknanya? Bagaimana mengenali pribadi yang sudah berdamai dengan dirinya?
Buku Selesai dengan Diri Sendiri karya Ahmad Rifai Rifan mengajak pembaca menelusuri pertanyaan tersebut.
Melalui buku ini, pembaca diajak melihat ke dalam diri, memahami pentingnya penerimaan diri, dan belajar menghadapi kenyataan dengan lebih tenang.
Bayangkan menjalani peran sebagai pasangan, orang tua, sahabat, atau rekan kerja dengan pemahaman diri yang lebih baik.
Ada ruang untuk mendengarkan, menerima keadaan, dan memikirkan manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain.
Buku ini membahas parameter serta ikhtiar untuk menjadi pribadi yang selesai dengan dirinya sendiri.
Sebuah bahan renungan untuk mengenali hal-hal yang masih perlu dibenahi dan mulai mengusahakan perubahan dalam keseharian.
Luangkan waktu untuk memahami sosok yang selalu menyertai setiap langkah: diri sendiri.
Miliki buku Selesai dengan Diri Sendiri dan mulai perjalanan refleksi dari halaman pertama.