Sejak kecil, berbagai tuntunan agama telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Mulai dari tata cara beribadah, memahami hukum Islam, hingga mengikuti ajaran para ulama yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Namun, di balik semua itu, ada pertanyaan penting yang menarik untuk direnungkan.
Apa sebenarnya makna menjadi seorang Muslim, mengikuti Ahlussunnah Wal Jamaah, dan berpegang pada Mazhab Syafi'i?
Bagaimana ketiganya dipahami sebagai bagian dari perjalanan menjalankan ajaran Islam secara menyeluruh?
Temukan pembahasannya dalam buku Saya Muslim, Sunni, Syafi'i karya KH. Abdullah bin Nuh.
Buku ini merupakan terjemahan bahasa Indonesia dari kitab Ana Muslim, Sunni, Syafi'i, karya seorang ulama sekaligus pejuang kemerdekaan Indonesia.
Bukan sekadar membahas identitas keagamaan, buku ini mengajak pembaca memahami landasan pemikiran dan sikap dalam menjalankan ajaran Islam.
Melalui pembahasannya, pembaca diajak mengenal makna beragama secara kaffah, memahami tradisi Ahlussunnah Wal Jamaah, serta mempelajari sikap dalam mengikuti Mazhab Syafi'i.
Karena menjalankan ajaran agama akan lebih bermakna ketika disertai ilmu dan pemahaman, bukan sekadar mengikuti kebiasaan.
Buku ini cocok menjadi bacaan bagi santri, mahasiswa, pengajar, pencinta literatur Islam, dan siapa saja yang ingin memperdalam wawasan keislaman.
Kenali akar keilmuan dan pemikiran yang menjadi bagian penting dari tradisi Islam di Indonesia!
Jadikan karya KH. Abdullah bin Nuh ini sebagai referensi untuk terus belajar dan memperluas pemahaman agama.
Miliki buku Saya Muslim, Sunni, Syafi'i sekarang juga!