Perubahan iklim sering terdengar di berita, media sosial, dan diskusi publik.
Namun, banyak orang masih sulit membedakan antara perubahan iklim, pemanasan global, dan bencana alam.
Tanpa pemahaman yang utuh, isu besar ini kerap terasa jauh dari kehidupan sehari-hari, padahal dampaknya semakin dekat dan nyata.
Buku Perubahan Iklim dan Kearifan Lokal karya Perubahan Iklim dan Kearifan Lokal membuka wawasan dengan bahasa yang runtut dan mudah dipahami.
Pembaca diajak memahami definisi, sejarah, hingga penyebab perubahan iklim secara jernih, sekaligus melihat bagaimana mitigasi dan adaptasi menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan masa depan, baik di tingkat global maupun di Indonesia.
Keistimewaan buku ini terletak pada pengaitannya dengan realitas Indonesia.
Di tengah derasnya modernisasi, kearifan lokal di sektor pertanian masih hidup dan terbukti relevan.
Para petani menjaga warisan leluhur sembari memadukannya dengan teknologi modern yang diperkenalkan pemerintah.
Dari sini, pembaca akan menyadari bahwa solusi perubahan iklim tidak selalu jauh atau rumit, melainkan bisa tumbuh dari nilai-nilai lokal yang telah teruji waktu.
Ditulis berdasarkan kajian yang komprehensif, buku ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga konteks nyata kebijakan dan praktik di lapangan.
Pembahasan yang seimbang antara ilmu pengetahuan, kebijakan, dan budaya lokal menjadikannya rujukan penting bagi siapa pun yang ingin memahami perubahan iklim secara utuh dan relevan dengan kondisi Indonesia.
Jika Anda ingin memahami perubahan iklim tanpa merasa digurui, sekaligus menemukan harapan melalui kearifan lokal bangsa sendiri, buku ini layak Anda miliki.
Saatnya membaca, memahami, dan mengambil peran—mulai dari pengetahuan yang benar.