Dimasa sekarang banyak hubungan dimulai dari layar.
Kita mengenal orang lewat media sosial, berkomunikasi lewat chat, membangun kedekatan lewat komentar, pesan, foto, video, dan berbagai ruang digital lainnya.
Namun pernahkah Anda bertanya, apakah pertemanan online sama kuatnya dengan pertemanan tatap muka?
Apakah kedekatan di dunia digital bisa diukur?
Dan bagaimana sebenarnya hubungan interpersonal terbentuk di ruang siber?
Buku Pertemanan Online: Konsep dan Pengukurannya karya Avin Fadilla Helmi, Sovi Septania, dan Oki Mardiawan hadir untuk membantu pembaca memahami fenomena pertemanan online secara lebih ilmiah namun tetap mudah diterima.
Buku ini membahas konsep pertemanan online yang berkembang dari studi eksploratif sejak tahun 2013 dan terbit pada tahun 2017.
Pada awalnya, pertemanan online ditemukan sebagai bentuk relasi yang cenderung kurang mengeksplorasi sisi afeksi.
Namun seiring perkembangan teknologi, hubungan digital ikut berubah.
Media sosial, foto, video, pesan suara, dan multimedia membuat interaksi online menjadi lebih ekspresif dan lebih dekat secara emosional.
Dari sinilah konsep Kualitas Pertemanan Online berkembang dengan menambahkan aspek penting yaitu kedekatan.
Buku ini cocok untuk mahasiswa, dosen, peneliti, psikolog, praktisi komunikasi, pemerhati media sosial, hingga siapa pun yang ingin memahami hubungan manusia di era digital secara lebih terarah.
Dengan bahasa yang tetap bernuansa akademis namun lebih mudah dipahami, buku ini membantu Anda melihat bahwa pertemanan online bukan sekadar chat dan follow, tetapi juga fenomena sosial yang bisa dikaji, dipahami, dan diukur.
Jika Anda tertarik memahami dinamika hubungan manusia di ruang digital, buku ini bisa menjadi referensi penting untuk membuka cara pandang baru.
Miliki bukunya sekarang dan pahami bagaimana pertemanan online terbentuk, berkembang, dan dinilai kualitasnya di era siber.