Hadis sering hadir dalam ceramah, percakapan, buku, hingga media sosial.
Namun, pernahkah terpikir bagaimana sebuah hadis diriwayatkan, diteliti, dan dipastikan kelayakannya sebelum dijadikan pedoman?
Sebagai sumber ajaran Islam setelah Al-Qur’an, hadis membantu menjelaskan tuntunan yang masih bersifat umum agar dapat diterapkan dalam kehidupan.
Karena itu, mempelajari hadis tidak cukup hanya dengan membaca terjemahannya.
Diperlukan pemahaman mengenai rawi, sanad, matan, proses periwayatan, serta kaidah yang digunakan para ulama untuk menjaga orisinalitasnya.
Buku Pengantar Studi Hadis karya Prof. Dr. K.H. Nawawi, M.Ag. hadir sebagai pintu awal untuk mengenal ilmu hadis secara lebih objektif dan sistematis.
Pembahasannya disusun secara sederhana sehingga membantu pembaca memahami dasar-dasar studi hadis tanpa harus merasa terbebani oleh istilah yang rumit.
Melalui buku ini, Anda akan diajak melihat bagaimana ketelitian para ulama dalam menyeleksi riwayat, mengenali unsur-unsur pembentuk hadis, serta memahami pentingnya metodologi sebelum menarik kesimpulan dari sabda Nabi Muhammad SAW.
Buku ini layak dimiliki oleh mahasiswa, santri, pendidik, penceramah, dan pembaca umum yang ingin memperluas wawasan keislaman sekaligus lebih berhati-hati dalam menerima serta menyampaikan hadis.
Jadikan Pengantar Studi Hadis sebagai langkah awal untuk mengenal sabda Nabi dengan ilmu, ketelitian, dan sikap yang bertanggung jawab. Pesan sekarang dan lengkapi koleksi bacaan keislaman Anda.