Hukum sering dipandang sebagai seperangkat aturan yang harus dipelajari, ditafsirkan, lalu diterapkan.
Namun, pernahkah terpikir bahwa hukum juga dibentuk oleh gagasan, kepentingan, struktur sosial, dan pilihan-pilihan manusia?
Buku Gerakan Studi Hukum Kritis karya Roberto M. Unger mengajak pembaca melampaui cara pandang tradisional terhadap hukum dan doktrin hukum.
Bukan hanya memahami apa bunyi sebuah aturan, tetapi juga menelaah bagaimana hukum terbentuk, bekerja, serta memengaruhi kehidupan sosial.
Melalui buku ini, pembaca akan diperkenalkan pada gagasan penting dalam teori sosial Unger, mulai dari revisi atas gambaran modernis tentang personalitas, pandangan kehidupan sosial yang menolak anggapan bahwa segala sesuatu telah ditentukan, hingga pembaruan tatanan pemerintahan dan ekonomi yang dapat mempertemukan titik tolak pemikiran liberal dan sosialis.
Pembahasannya membuka ruang berpikir yang lebih luas bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi hukum.
Termasuk bagi mereka yang sehari-hari berhadapan dengan persoalan teknis seperti hukum pasar modal, alih teknologi, perseroan, merger, serta berbagai kontrak internasional.
Gerakan Studi Hukum Kritis bukan sekadar bacaan tentang teori hukum.
Buku ini merupakan undangan untuk mempertanyakan kembali hal-hal yang selama ini dianggap mapan dan melihat kemungkinan hadirnya tatanan hukum yang lebih terbuka terhadap perubahan sosial.
Perluas sudut pandang dan perdalam cara memahami hukum bersama pemikiran Roberto M. Unger.