Setiap orang tua tentu berharap anaknya tumbuh menjadi pribadi yang baik, bahagia, dan memiliki masa depan cerah.
Namun, menjadi orang tua ternyata bukan sekadar memenuhi kebutuhan anak, menyekolahkannya, atau mengajarkannya untuk patuh.
Ada tanggung jawab besar yang membutuhkan ilmu, kesabaran, dan pemahaman.
Pernahkah terpikir, mengapa niat baik orang tua terkadang justru membuat anak merasa takut, tertekan, atau tidak dimengerti?
Mungkin karena tidak semua orang tua mendapatkan bekal yang cukup sebelum menjalani peran tersebut.
Melalui buku Mendzalimi Anak tanpa Sadar karya Nurul Chomaria, S.Psi., pembaca diajak mengenali berbagai kekeliruan dalam pengasuhan yang sering dianggap biasa, padahal dapat memengaruhi perkembangan dan perasaan anak.
Buku ini mengingatkan bahwa orang tua juga bisa melakukan kesalahan, bahkan ketika merasa sedang memberikan yang terbaik.
Mulai dari memahami tanggung jawab orang tua, menghadapi tahapan perkembangan anak, hingga mengevaluasi sikap dan kebiasaan dalam mendidik.
Pembahasannya mengajak pembaca melihat pengasuhan dari sudut pandang yang lebih bijaksana dan penuh empati.
Karena mendidik anak bukan hanya tentang mengajarkan mana yang benar dan salah, tetapi juga tentang menjaga perasaan, memahami kebutuhan, dan menghargai mereka sebagai individu.
Buku ini cocok menjadi bacaan bagi calon orang tua, ayah, ibu, pendidik, maupun siapa saja yang ingin memperluas wawasan tentang pengasuhan anak.
Anak tidak membutuhkan orang tua yang selalu sempurna, tetapi orang tua yang mau terus belajar dan memperbaiki diri.
Mari pahami kembali makna tanggung jawab dan kasih sayang dalam mendidik anak.
Miliki buku Mendzalimi Anak tanpa Sadar karya Nurul Chomaria, S.Psi. sekarang juga!