MEMANG JODOH : SEBUAH GUGATAN ATAS BUDAYA PERJODOHAN DI INDONESIA. NOVEL YANG BERHASIL MENGURAS EMOSI RIBUAN PEMBACA

-
Buku semi auto biografi Marah Rusli ini menceritakan Marah Hamli, seorang bangsawan Padang yang menentang adat perjodohan kaum bangsawan di tanah leluhurnya.


“Marah” dalam nama Hamli merupakan gelar kebangsawanan karena ayahnya berasal dari keluarga bangsawan dengan gelar “Sutan Pangeran” sedangkan ibunya tidak memiliki gelar yang biasa disematkan pada putri bangsawan, yaitu gelar “Puti.”


Dalam buku ini diceritakan adat perjodohan kaum bangsawan di Padang sekitar tahun 1900 yang melarang keturunannya menikah dengan seseorang yang berasal dari suku lain karena dianggap sebagai penghinaan.


Perjodohan tersebut menjadi urusan orang tua dan keluarga.


Perkara dengan siapa dan kapan pernikahan tersebut akan dilaksanakan, anak yang dijodohkan harus manut.


Bahkan mereka sangat mendukung poligami dan menganggap perceraian adalah hal yang mudah.


Adat yang keras ini terkesan memaksa agar mau dijodohkan karena anak yang dinikahkan tidak boleh menolak perjodohan tersebut, jika menolaknya maka ia tidak akan dianggap lagi sebagai keluarga bangsawan.


Bagaimana ketegangan kisahnya? Simak dalam novel ini, memaparkan sisi lain yang mencekam dari sebuah perjodohan.

Sekilas Tentang Penulis

Marah Rusli (lahir di Padang, Sumatera Barat, 7 agustus 1889) adalah seorang sastrawan Indonesia angkatan Balai Pustaka.


Marah Rusli terkenal karena karyanya Siti Nurbaya yang diterbitkan pada tahun 1920 sangat banyak dibicarakan orang, bahkan hingga saat ini.


Karyanya antara lain "Siti Nurbaya", "Lasmi", "Anak Kemenakan", "Memang Jodoh", "Tesna Zahera"
-

Daftar Isi

-
-

Spesifikasi Buku

-
Judul : Memang Jodoh

Penulis : Marah Rusli

Halaman : 546 Halaman

Ukuran : 13,5 x 20,5 cm

Sampul : Soft Cover

ISBN : 9789795929918

Penerbit : Mizan

Kenapa Kamu Harus Memiliki Buku Ini?

Novel Memang Jodoh tidak hanya berkisah perkara jodoh belaka. Ini perkara "pertemuan" zaman, antara pandangan tradisional dan modernitas, pandangan lama dan baru terkait kehidupan Nusantara. Itulah yang menjadikan novel ini sangat relevan dibaca hingga kini.
Melalui novel ini, Marah Rusli menggugat adat laput priyayi-priyayi Minangkabau yang menganggap perkawinan antara laki-laki bangsawan padang dan perempuan daerah lain sebagai suatu penghinaan.
Buku ini ialah sumber berharga untuk isu sosial yang menjadi latar sebagian besar novel karya sastrawan minang.
Marah Rusli menancapkan tonggak kebudayaan budaya lokal melalui novel ini. Karya ini sudah lebih dari 50 tahun terpendam, dan kini bisa Anda nikmati seabgai harta karun yang memperkaya wacana Indonesia.

Testimoni Pelanggan Kami

-
-
-

Berapa Harga Untuk Buku Langka Ini?

Berapa Harganya?

378.000

Khusus Hari ini Saja!!



DISKON 50%



Hanya 189 Ribu



Promo akan berakhir dalam :

19JAM
49MENIT
33DETIK

SEGERA PESAN SEKARANG KARENA PROMO TERBATAS DAN AKAN BERAKHIR TANPA ADA PEMBERITAHUAN TERLEBIH DULU!!

-

SEBAGIAN KEUNTUNGAN AKAN DIGUNAKAN UNTUK

AKTIFITAS SOSIAL DAN DIWAKAFKAN PADA YANG BERHAK

MEMBELI SAMA DENGAN BERWAKAF

Garansi dan Pengiriman

-
Bisa COD / Bayar Di Tempat
Malas ke ATM dan tidak Punya Internet Banking..? atau Anda lebih nyaman bayar ketika barang sudah sampai? Tenang.. dengan berbelanja di toko kami, Anda bisa membayarnya setelah barang sampai alias COD. Transaksi Dijamin 100% AMAN!
-
Garansi Uang Kembali
Apabila barang yang di terima cacat / rusak / tidak sesuai gambar / tidak sesuai pesanan, bisa dikembalikan / direturn. Dan Garansi 100% Uang Kembali, jika barang tidak sampai.
-