Saat Peradilan Tak Lagi Merdeka, Siapa yang Akan Menjaga Keadilan?

-
Sebuah negara dapat memiliki konstitusi, lembaga hukum, dan aturan yang lengkap.



Namun, semuanya kehilangan makna ketika hakim tidak dapat memutus perkara secara objektif, bebas dari tekanan, intervensi, dan kepentingan tertentu.Kemerdekaan kekuasaan kehakiman bukan sekadar istilah dalam hukum tata negara.



Ia adalah fondasi yang menentukan apakah keadilan benar-benar dapat ditegakkan dan hak setiap warga memperoleh perlindungan yang semestinya.



Buku Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman: Fondasi Negara Hukum Demokratis karya Jimly Asshiddiqie, Saldi Isra, Arsul Sani, Suhartoyo, dan para penulis lainnya menghadirkan refleksi mendalam mengenai independensi peradilan dari sudut pandang teoretis, historis, hingga praktik kontemporer di Indonesia.



Melalui pemikiran dan pengalaman para hakim konstitusi, baik yang masih aktif maupun telah purnatugas, pembaca diajak memahami bagaimana kemerdekaan peradilan dibangun, diuji, dan dijaga di tengah tekanan politik, administratif, serta perubahan dinamika publik.



Pembahasan mengenai Mahkamah Konstitusi menjadi bagian penting dalam buku ini.



Sebuah lembaga dengan desain progresif membutuhkan hakim yang tidak hanya independen, tetapi juga memiliki integritas etik dan moral dalam menjalankan kewenangannya.



Buku ini sekaligus menjadi persembahan intelektual untuk Prof. Jimly Asshiddiqie pada usia ke-70. Sebagai pendiri dan Ketua pertama Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008, pemikirannya turut membangun fondasi kelembagaan dan budaya konstitusional Indonesia.



Referensi penting bagi mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, hakim, pembuat kebijakan, serta pembaca yang ingin memahami masa depan negara hukum dan demokrasi Indonesia.

Sekilas Tentang Penulis

Buku ini ditulis secara kolaboratif oleh para tokoh yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang hukum tata negara dan peradilan konstitusi.


Prof. Jimly Asshiddiqie merupakan pakar hukum tata negara sekaligus Ketua pertama Mahkamah Konstitusi periode 2003–2008.

Sementara itu, Suhartoyo menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi, Saldi Isra sebagai Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, dan Arsul Sani sebagai Hakim Konstitusi. Bersama para kontributor lainnya, mereka menghadirkan pemikiran, pengalaman, dan refleksi mendalam mengenai independensi peradilan serta masa depan negara hukum demokratis di Indonesia.
-

Cuplikan Isi

-
-
-
-

Spesifikasi

-
Judul buku : Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman

Penulis : Jimly Asshiddiqie; Saldi Isra; Arsul Sani; Suhartoyo Dkk

Penerbit : Raja Grafindo Persada

Halaman : 492 Halaman

Ukuran : 15 x 23 cm

Sampul : Soft Cover

ISBN : 978-623-08-2301-5

Bagaimana Buku ini Membantu Anda?


Membantu memahami pentingnya kemerdekaan kekuasaan kehakiman dalam menjaga negara hukum dan demokrasi.
Memberikan wawasan tentang sejarah, teori, serta praktik independensi peradilan di Indonesia.
Membantu mengenali berbagai tekanan dan tantangan yang dapat memengaruhi objektivitas lembaga peradilan.
Menyajikan pemikiran dan pengalaman langsung dari para hakim konstitusi aktif maupun purnatugas.
Menjadi referensi penting bagi mahasiswa, akademisi, praktisi hukum, hakim, dan pembuat kebijakan dalam mempelajari hukum tata negara.

Testimoni Pembaca

“Buku ini membuat saya memahami bahwa kemerdekaan kehakiman bukan sekadar teori, melainkan syarat utama agar keadilan dapat ditegakkan tanpa intervensi.”
Andika Wijaya, Advokat
“Pembahasannya lengkap karena menggabungkan perspektif sejarah, teori, dan praktik peradilan konstitusi di Indonesia.”
Rahmawati Putri, Dosen Hukum Tata Negara
“Pemikiran para hakim konstitusi di dalam buku ini memperkaya pemahaman saya mengenai tantangan dalam menjaga independensi peradilan.”
Fajar Nugroho, Mahasiswa Pascasarjana Hukum
“Buku ini relevan untuk memahami hubungan antara kekuasaan kehakiman, integritas hakim, dan kualitas demokrasi di Indonesia.”
Dimas Prasetyo, Peneliti Hukum dan Kebijakan Publik
“Tidak hanya bernilai akademis, buku ini juga mengajak pembaca menyadari pentingnya menjaga lembaga peradilan dari berbagai tekanan dan kepentingan.”
Siti Nur Aisyah, Konsultan Hukum

Berapa Harga yang Pantas untuk Buku ini?


Rp. 498.000



Hanya Untuk Anda

Diskon 50%


249 Ribu

Klik Tombol di Bawah Untuk Pemesanan Via WhatsApp Secara Otomatis Tanpa Harus Mengetik. Pesan Sekarang Juga Stok Terbatas!

-

SEBAGIAN KEUNTUNGAN AKAN DIGUNAKAN UNTUK

AKTIFITAS SOSIAL DAN DIWAKAFKAN PADA YANG BERHAK

MEMBELI SAMA DENGAN BERWAKAF

Garansi dan Pengiriman

-
Bisa COD / Bayar Di Tempat
Malas ke ATM dan tidak Punya Internet Banking..? atau Anda lebih nyaman bayar ketika barang sudah sampai? Tenang.. dengan berbelanja di toko kami, Anda bisa membayarnya setelah barang sampai alias COD. Transaksi Dijamin 100% AMAN!
-
Garansi Uang Kembali
Apabila barang yang di terima cacat / rusak / tidak sesuai gambar / tidak sesuai pesanan, bisa dikembalikan / direturn. Dan Garansi 100% Uang Kembali, jika barang tidak sampai.
Social Media
Alamat
PT. Sanampan Kaya Bahagia Sanampan Office, Kp. Tabrik Desa Sindanglaya No. 11 RT. 02 RW. 08 Kec. Karangpawitan Garut Jawa Barat 44182
0818931168
081717201168
merpatibook@gmail.com
Metode Pengiriman
-
-
-
@2026 merpatibook.id Inc.