Ada luka yang kita ceritakan, Ada juga yang kita pendam bertahun-tahun tanpa pernah benar-benar sembuh.
Kita tersenyum, terlihat baik-baik saja, tapi di dalam hati masih ada bagian yang belum selesai.
Pernah merasa seperti itu?
Bergur(a)u dari Luka karya Eky Priyagung mengajak Anda masuk ke perjalanan yang jujur dan emosional tentang bagaimana seseorang berusaha memahami dirinya sendiri.
Tentang hubungan yang rumit dengan ibu, tentang masa kecil yang meninggalkan jejak, dan tentang keberanian untuk menghadapi luka yang selama ini dihindari.
Buku ini tidak hanya bercerita. Ia membawa Anda menyusuri sesi konseling, perjalanan pulang yang penuh pikiran, ingatan yang perlahan terbuka, hingga momen-momen di mana luka mulai dihadapi, bukan lagi disembunyikan.
Ada tawa di tengah perih, ada keberanian di tengah ketakutan.
Di balik setiap halaman, Anda akan merasa tidak sendirian.
Bahwa apa yang Anda rasakan mungkin juga pernah dirasakan orang lain.
Bahwa luka bukan akhir dari segalanya, tapi bisa menjadi awal dari pemahaman yang lebih dalam tentang diri sendiri.
Banyak yang membaca buku ini dan mulai berani berdamai dengan masa lalu.
Bukan karena semuanya tiba-tiba hilang, tapi karena akhirnya mereka mengerti cara memandangnya.
Jika selama ini Anda terus menyimpan cerita yang belum selesai, mungkin ini saatnya melihatnya dengan cara yang berbeda.
Miliki Bergur(a)u dari Luka sekarang, dan temukan keberanian untuk memahami, menerima, dan melangkah dengan lebih ringan.