Sebuah dalil bisa terdengar meyakinkan, dokumen dapat terlihat lengkap.
Namun, tanpa memahami cara membuktikan dan siapa yang memikul beban pembuktian, posisi hukum seseorang dapat menjadi lebih sulit dipertahankan.
Buku Asas-Asas Hukum Pembuktian Perdata karya Prof. Dr. Achmad Ali, S.H., M.H. mengajak pembaca memahami pembuktian perdata melalui dua sudut pandang yang saling melengkapi: teoretis dan praktis.
Pembaca tidak hanya diperkenalkan pada konsep, tetapi juga diarahkan untuk melihat penerapannya dalam proses hukum perdata.
Pembahasannya mencakup pengantar hukum pembuktian, asas-asas yang mendasarinya, tujuan pembuktian, alat-alat bukti dalam proses perdata, hingga perjanjian pembuktian.
Perhatian khusus diberikan pada beban pembuktian, mulai dari pengertian, asas, teori, sifat, hingga berbagai persoalan yang dapat muncul dalam praktik.
Buku ini juga menguraikan asas-asas penting, seperti Ne Ultra Petita dan Audi et Alteram Partem, serta menyajikan tinjauan sosiologi hukum terhadap beban pembuktian.
Dengan pembahasan tersebut, pembaca dapat melihat bahwa pembuktian bukan sekadar persoalan menunjukkan bukti, melainkan proses hukum yang memiliki aturan, prinsip, dan konsekuensi.
Disusun dalam 12 bagian yang sistematis, buku ini relevan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, advokat, hakim, praktisi hukum, maupun siapa saja yang ingin memperdalam hukum acara perdata.
Jangan biarkan pemahaman tentang pembuktian berhenti pada teori umum.
Pelajari asas, alat bukti, dan beban pembuktian secara lebih utuh agar setiap argumentasi hukum memiliki dasar yang lebih kuat.
Dapatkan buku Asas-Asas Hukum Pembuktian Perdata dan lengkapi referensi hukum perdata Anda sekarang.