Setiap krisis keuangan selalu meninggalkan satu pertanyaan besar: apakah sistem yang kita bangun cukup kuat untuk menghadapi masa depan?
Dari krisis 1998 hingga pandemi 2020, Indonesia belajar bahwa ketahanan sektor jasa keuangan tidak bisa lagi bertumpu pada pola lama.
Melalui buku Arsitektur Baru Sektor Jasa Keuangan Indonesia Pasca Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang P2SK, pembaca diajak memahami lahirnya Undang-Undang P2SK sebagai tonggak baru reformasi keuangan nasional.
Buku ini mengurai bagaimana perubahan regulasi tidak sekadar bersifat administratif, tetapi membentuk ulang cara negara mengelola stabilitas, integrasi, dan pengawasan sektor jasa keuangan.
Dengan bahasa yang jernih dan argumentasi yang padat, buku ini membantu Anda melihat gambaran utuh arsitektur baru keuangan Indonesia.
Dari perubahan kelembagaan, pendekatan omnibus law, hingga isu strategis seperti digital rupiah, kripto, reformasi LPS, dan transformasi lembaga keuangan mikro, semuanya dibahas sebagai satu sistem yang saling terhubung.
Bacaan ini relevan bagi profesional, akademisi, pengambil kebijakan, maupun pembaca umum yang ingin memahami arah kebijakan keuangan secara rasional dan berimbang.
Ditulis oleh Setiawan Budi Utomo, buku ini tidak berhenti pada paparan normatif undang-undang.
Analisisnya berangkat dari pengalaman krisis, kerangka hukum, dan kebutuhan masa depan, sehingga aman, informatif, dan sesuai untuk pembaca dewasa yang membutuhkan pemahaman kebijakan tanpa klaim berlebihan.
Jika Anda ingin memahami perubahan besar sektor jasa keuangan Indonesia secara menyeluruh dan kontekstual, buku ini adalah referensi yang layak dimiliki.
Temukan arah baru sistem keuangan nasional dan bekali diri Anda dengan pemahaman yang relevan untuk menghadapi dinamika ekonomi ke depan.