Setiap hari kita melihat berita, video, komentar, dan isu yang terus berulang di layar.
Semakin sering muncul, semakin terasa penting.
Semakin ramai dibicarakan, semakin mudah dianggap benar.
Namun, pernahkah terpikir mengapa satu isu bisa mendadak viral, sementara informasi lain tenggelam tanpa sempat diperhatikan?
Buku Algoritma Opini Publik karya Ali Rif’an dan Entis Somantri mengajak pembaca memahami kekuatan yang bekerja di balik arus informasi modern, kekuatan itu bernama algoritma.
Algoritma tidak hanya memilih konten sesuai minat pengguna.
Ia juga menentukan apa yang lebih sering terlihat, apa yang terus dibicarakan, dan apa yang perlahan membentuk persepsi kolektif masyarakat.
Di era digital, opini publik tidak lagi hanya dipengaruhi tokoh, media massa, atau percakapan sosial.
Konten yang emosional, kontroversial, dan mengundang banyak interaksi sering mendapat ruang lebih besar daripada informasi yang mendalam dan teruji.
Melalui buku ini, pembaca diajak menelusuri perubahan opini publik dari masa ke masa, mulai dari komunikasi sederhana di ruang sosial hingga dominasi media digital dan kecerdasan buatan.
Pembahasannya memperlihatkan bahwa opini publik bukan sekadar hasil percakapan, tetapi juga terbentuk melalui pertemuan antara teknologi, kekuasaan, kepentingan, dan sistem informasi.
Buku ini relevan bagi siapa pun yang ingin lebih kritis membaca berita, memahami fenomena viral, melihat arah percakapan publik, dan menyusun sikap dengan lebih sadar.
Jangan hanya mengikuti apa yang ramai, pahami siapa yang mengatur apa yang muncul di hadapan Anda.
Miliki buku Algoritma Opini Publik sekarang dan pelajari cara membaca arus informasi sebelum arus itu membentuk cara Anda berpikir.